Showing posts with label Perkasa. Show all posts
Showing posts with label Perkasa. Show all posts

Foto Perempuan Perkasa Jaman Dulu

5 comments

type='html'>
Wanita perkasa yang pernah kita tampilkan di blog anehdidunia.com adalah gambaran wanita perkasa yang mengikuti olahraga binaraga sehingga membentuk badan yang seperti seorang pria. Sahabat anehdidunia.com bisa melihatnya di Foto Foto Binaragawati Yang Cantik. Bagaimana jika perempuan jaman dulu juga ada yang disebut sebagai wanita perkasa. Seperti apa foto dan penjelasannya apakah hanya body yang kekar atau badan berotot? silahkan disimak.

Miss Apollina


Nama perempuan perkasa ini adalah Elise Gillaine Herbigneaux, lahir di Tongrine, Belgia pada 1874. Namun kemudian ia popular dengan nama ‘Apollina,’ merupakan seorang perempuan yang tomboy sekaligus pekerja keras dan menyukai tantangan. Apollina yang memiliki tinggi 5’4 Kaki ini memang mengidolakan lelaki yang berotot, sehingga ia kemudian pindah ke Paris hanya untuk berlatih angkat beban dan membangun-menguatkan otot yang dimilikinya. Otot bicep yang dimilikinya bahkan hampir mendekati 15,5 Inchi. Ia memulai kariernya sebagai pegulat amatir, namun setelah berhasil mengalahkan 40 pegulat perempuan lainnya, ia dinyatakan sebagai juara dunia gulat perempuan.

Minerva


Perempuan perkasa yang satu ini lahir di Hamburg, Jerman dengan nama Josephine Blatt, ia adalah salah perempuan perkasa yang berhasil meraih kesuksesan di dunia hiburan. Berbeda dengan Sandwina, Minerva memutuskan untuk pensiun di usia 40 tahun pada 1910. Penampilannya mampu menghipnotis para penonton di Amerika hingga Eropa ketika tampil di setiap rombongan sirkus yang berbeda. Dalam pertunjukan ia memperlihatkan keperkasaannya dengan mematahkan besi di atas dadanya. Ia pun mampu menahan canon ball seberat 24 pound (10 Kilogram) yang ditembakkan dari jarak dekat. Pada 1893 ia berhasil memecahkan rekor yang dicatat oleh Guinness Book, setelah berhasil mengangkat beban seberat 3.564 Kilogram di Bijou Theater yang berlokasi di Hoboken New Jersey.

Anette Busch



Anette Busch merupakan perempuan perkasa dari Estonia yang lahir pada 1882. Setelah bergabung dengan rombongan sirkus Rusia, ia pun mulai mempertontokan bakatnya dalam mengangkat beban, membengkokan, mematahkan logam dan lainnya. Bahkan ia mampu mengangkat kerbau besar yang masih hidup di atas bahunya. Yang memukau lagi ketika sebuah papan diletakkan di atas tubuhnya, kemudian berdiri di atasnya terdapat 10 orang musisi orkestra.  Kariernya diawali pada 1907, ia bersama Marine Lurs melakukan aksi gulat di hadapan penonton sirkus, kemudian atraksi angkat beban dan menantang para penonton lelaki untuk beradu kekuatan. Untuk melancarkan kariernya di panggung sirkus, Anette bahkan harus melarikan diri dari Rusia melalui Siberia dan melakukan pertunjukan di Jepang. Anette si perempuan perkasa meninggal pada 1969.

Marie Ford



Warga asli Kota New York yang lahir pada 1900 ini begitu sangat menikmati pekerjaan sebagai olahragawan. Marie Ford tidak canggung dan cekatan dalam memperontonkan kemampuannya berakrobat, bahkan ia dikenal sangat menyukai marathon. Menurutnya olahraga atletik dapat membantu membentuk tubuhnya dan melatih kemampuan ototnya. Ia bahkan tidak segan untuk bergulat dengan sesama perempuan atau bahkan pria sekalipun. Perempuan perkasa yang satu ini dikenal sebagai petarung taktis, maka tak heran jika ia mampu menjatuhkan setiap lawannya ketika berada di arena ‘Pankration’ (sekarang martial arts). Ia mampu mengatasi dan mengunci setiap gerakan serta serangan lawannya.  Sebuah profesi yang sangat langka untuk perempuan di tahun 1920’an.

The Great Sandwina


Perempuan perkasa yang satu terlahir dengan nama Kate Brumbach, meski kemudian ia lebih popular dengan nama Katie Sandwina.  Sobat unik jangan heran dengan kemampuan dan kekuatan otot yang dimiliki oleh Katie, ia memang lahir dan dibesarkan dalam keluarga sirkus yang khusus mempertunjukan kekuatan otot di Wina, Austria. Setelah terjun ke dunia sirkus, Katie pun memiliki nama panggung yang disesuaikan dengan penampilannya, Eugene Sandow. Perempuan perkasa yang satu ini memang memiliki perawakan seperi lelaki. Tingganya 6 kaki, oto bisep 17 inci.  Dalam pertunjukan ia mampu mengangkat beban seberat 165 pound (74 kilogram) dan mengangkat sebanyak 14 orang di atas bahunya. Hingga usia 57 tahun (pada 1941) ia masih melakukan pertunjukkan bersama Ringling Bros dan Barnum & Bailey Circus. Dan perempuan perkasa ini masih mampu mengangkat beban serta memecahkan sepatu kuda di usia 64 tahun. Setelah pensiun dari dunia pertunjukan ia bersama suaminya membuka restoran di Kota New York.

Vulcana


Kate Robert née Williams lahir di Wales pada 1883, berdasarkan dokumen publikasi ia adalah perempuan perkasa pertama yang melakukan aksi berbahaya ‘Tomb of Hercules’. sebuah papan diletakkan di atas perutnya dan dua ekor kuda yang masing-masing ditumpangi oleh penonton kemudian berdiri di atasnya. Perempuan perkasa  yang lebih popular dengan nama Vulcana, dirumorkan memiliki tekanan seberat 124,5 pounds dan itu pun hanya satu tangan. Kemampuannya membuat seorang pemerhati olah kekuatan fisik di Perancis, Edmond Desbonnet, memberikannya sebuah medali.

Athleta

Perempuan perkasa kelahiran Belgia, Atheleta Van Huffelen memulai kariernya saat berusia 18 tahun pada 1886. Penampilannya yang memukau adalah ketika ia berdansa waltz dengan tiga lelaki yang berada di atas bahunya. Kemudian dihadapan para penontonnya dengan mengangkat beban seberat 204 pounds di atas kepalanya hanya dengan satu tangan. Di tahun-tahun selanjutnya, Athleta melakukan pertunjukkan dengan ditemani oleh ketiga anaknya, Anna, Brada dan Louise. Mereka kemudian secara bersama-sama melakukan aksi akrobat dengan menggunakan kekuatan otot dan fisiknya. Athleta pensiun pada 1908, ketika itu otot bicepnya mencapai 16 Inchi. Pertunjukan khas Athleta pun diteruskan oleh Folies Bergere di Paris.

Luisita Leers


Luise Krökel atau popular dengan nama Luisita Leers, terlahir di Jerman. Sosok Luisita dimasukkan ke dalam dafta perempuan perkasa karena kekuatan otot dan fisiknya yang luar biasa. Ia memulai kariernya bersama rombongan sirkus bersama ibu dan ayah tirinya di usia 11 tahun. Baru pada 1926 namanya terkenal setelah menjadi perempuan perkasa yang melakukan aksi berani pada trapeze bar (batang bertali yang digantungkan). Ia melakukan split di atas ketinggian, kemudian bergelantungan hanya menggunakan punggung bahkan lehernya. Luisita pensiun dari karier perntunjukan pada 1936 setelah ditangkap dan dipenjarakan oleh Nazi Jerman.

Charmion


Terlahir dengan nama Laverie Valee di Sacramento, California, pada 1875, Charmion tampil memukau para penonton tarian burlesque dengan atraksi menawannya. Kekuatan otot dan fisik Charmion membuat penonton ‘burlesque’ berdecak kagum di balik kostum sensualnya (saat itu). Bahkan Thomas Edison sebagai penggemar Charmion, mengabadikan bintang idola melalui kamera gambar bergeraknya pada 1901. Sementara kritikus teater George Nathan menjulukinya sebagai “grandmother of the striptease.” Charmion seringkali tampil memuaskan dahaga penggemar di hampir semua teater di New York dan London. Charmion meninggal dunia pada 1949 di Santa Ana, California.

Marina Lurs


Marina Lurs perempuan Estonia yang dikenal sebagai perempuan perkasa di dunia. Lahir pada 1881 dengan nama Maria Loorberg, berlatih fisik kepada seorang atlet angkat bebab Adolph Andrushkevich. Setelah merasa cukup kuat Marina memulai aksi debutnya dengan mengangkat beban seberat 70 pound (31 Kg) dan mengankat beban seberat 106 pounds (48 Kg). Aksi yang spektakulernya adalah ketika ia menjadi ‘manusia korsel’. Ia mengajak para penonton untuk berpartisipasi dalam aksinya, setiap penonton memegang tali yang dihubungkan ke bahu Marina. Setelah dirasakan siap, Marina berputar dan mengangkat semua tubuh penonton yang terhubung kepadanya. Selama kariernya Marina pernah menahan beban 13 orang (1.900 pounds) hanya dengan menggunakan kaki. Ia dijuluku sebagai atlet perempuan terhebat di Kerajaan Rusia.

Baca juga  Fenomena Poltergeist Menyeramkan Dunia


referensi:http://www.allnetwork.or.id/forum/threads/10-perempuan-perkasa-di-masa-lalu.700/

READ MORE ...

8 Nenek Perkasa di Bumi ini

1 comments

Saat usia bertambah tua, kemampuan seseorang akan banyak berkurang. Mata semakin rabun, tulang keropos, gampang sakit, beruban, dan banyak lagi. Akhirnya, orang yang sudah tua sering diremehkan oleh golongan muda.

Tapi tidak dengan kumpulan nenek berikut ini, mereka tetap perkasa walau usia sudah tak muda lagi. Semoga, apa yang mereka perbuat bisa menjadi inspirasi agar kita, yang masih muda, bisa semangat dan berkarya lebih baik lagi.


1. Pendaki Gunung Everest Tertua




Seorang nenek berusia 73 tahun, Tamae Watanabe, dinobatkan menjadi pendaki gunung tertua yang pernah menaklukkan Gunung Everest. Watanabe mendapatkan rekor itu pada Sabtu kemarin.

Watanabe mendaki berangkat ke Kathmandu, Nepal, pada awal April, dan mendaki gunung itu hingga ke puncak.


2. Girl Band Rusia Nenek-nenek




Sebuah kelompok vokal yang dikenal dengan nama Buranovo Grannies menjadi buah bibir di Rusia setelah terpilih untuk menjadi wakil negara itu dalam lomba menyanyi Eurovision, seperti dilansir Sydney Morning Herald, Sabtu (10/3/2012).

Sesuai namanya 'grannies' alias 'nenek-nenek', personel "girl band" ala Rusia ini sudah berusia sekitar 80 tahun. Kalau usia keenam anggota mereka ditotal, maka jumlahnya lebih dari 400 tahun.



3. DJ 73 Tahun dari Polandia




Wika Szmyt adalah seorang nenek berusia 73 tahun. Walaupun ia sudah pensiun, Wika memanfaatkan waktu luangnya untuk bekerja sebagai DJ seminggu tiga kali di sebuah klub malam di Polandia. Wika juga sering terlibat dalam proyek musik modern, dimana ia mengajak orang – orang yang lebih muda untuk menikmati musiknya.



4. Nenek 98 Tahun Peraih Sabuk Hitam Judo



Sensei Keiko Fukuda mencetak sejarah. Perempuan 98 tahun ini menjadi perempuan pertama yang mendapat gelar sabuk hitam Judo level 10. Inilah tingkatan tertinggi di olahraga seni beladiri itu.

Selain perempuan yang masih mengajar judo di Noe Valley, San Fransisco, Amerika Serikat ini,  hanya ada 16 orang di dunia yang mencapai gelar tertinggi di judo itu. Dari enam belas orang itu hanya empat orang yang masih hidup: Fukuda dan tiga lainnya adalah laki-laki yang tinggal di Jepang.


5. Nenek 72 tahun Mahir Akrobatik




Seorang nenek berusia 72 tahun menarik perhatian warga karena olahraga yang sehari-hari ia lakukan. Meski di usia senja, ia tak terlihat seperti nenek-nenek pada umumnya, tapi ia masih bisa melakukan olahraga dengan tingkat kelenturan tubuh yang mengagumkan.

Pensiunan bernama Tan Zhauxian, asal Nanning, ibukota Propinsi Guangxi, China Selatan ini dapat menekuk kakinya mendekati hampir setiap bagian tubuhnya.


6. Nenek 104 Tahun Berani Terjun Payung




Seorang nenek berusia 104 tahun menjadi orang tertua pemberani untuk ambil bagian dalam terjun payung. nenek tersebut bernama Peggy McAlpine, ia memiliki dua anak, empat cucu dan dua cicit.

Kini ia menunggu konfirmasi catatan rekor oleh pejabat Guinness Book. Nyonya McAlpine memecahkan rekor penerjun tertua setelah lima tahun lalu dilakukan oleh Mary Allen Hardison, dari Utah AS yang berusia 101-tahun.



7. Nenek Shuffle Dance



Tidak mau ketinggalan ketika banyak orang yang mencoba shuffle dance ala LMFAO, seorang nenek berusia 90 tahun pun dengan asyiknya berjoget sesuai lagu Party Rock Anthem.

Seakan tidak mau kalah dengan usia yang mulai menggerogoti tubuhnya, nenek ini dengan bersemangat melakukan shuffle dance meskipun terhalang oleh kekuatan badannya. Tidak peduli, yang penting nenek ini sangat gaul sekali!

8. Nenek Snipper








Chandro Tomar terlihat seperti nenek-nenek pada umumnya. Ia berumur 78 tahun, punya 6 anak dan sangat menyayangi 15 cucunya. Tetapi jangan salah! Rambut putih dan senyum ramahnya bisa membuatmu terjerumus.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Nenek Tomar diyakini merupakan penembak jitu atau sniper profesional tertua di dunia. Nenek asal Baghpat, Uttar Pradesh, India itu telah memenangi 25 kontes menembak jitu nasional. Dan yang lebih mencengangkan, ia mulai memegang senapan untuk pertama kalinya 10 tahun silam atau ketika umurnya 68 tahun.

Artinya dalam kurun waktu satu dekade ia mampu menguasai teknik menembak jitu dengan fasih. Kalau Vasily Zaitsev masih hidup, mungkin bakal ada adu tembak di antara mereka.

Semuanya bermula ketika Nenek Tomar menemani cucu perempuannya ke sebuah klub menembak. Cucunya amat tertarik dengan dunia ini namun ia malu untuk pergi sendirian. “Ketika aku sedang menungguinya, aku memutuskan untuk mencoba,” ungkap nenek renta itu. “Pelatih melihatku dan terkesima dengan bidikanku.”

Setelah itu ia pun berlatih secara teratur. Farooq Pathan mengatakan Nenek Tomar amat mahir sampai-sampai tak ada pria yang berlatih secara bersamaan karena takut dipermalukan. “Ia memiliki keahlian mumpuni, tangan yang kokoh, dan mata yang tajam,” ujarnya.

Talenta yang dimiliki Nenek Tomar tampaknya telah mendarah daging di dalam keluarganya. Seperti dikutip dari BBC, Seema, salah satu putrinya adalah wanita India pertama yang memenangi kejuaraan pistol dan senapan pada 2010. Sedangkan salah satu cucunya, Neetu Solanki, merupakan penembak jitu internasional yang mewakili India di kejuaraan yang berlangsung di negara-negara dunia seperti Hungaria dan Jerman. Kedua perempuan itu mengaku kisah Tomar telah menginspirasi mereka untuk semakin maju.

“Ia begitu mengagumkan,” ungkap Seema. “Jika ia bisa melakukannya, maka kami pun pasti bisa. Ia memperlihatkan kepada kami bahwa segala sesuatu itu bisa terjadi. Ia telah sangat membantu meningkatkan kehidupan kami.”

Neetu, cucu perempuannya, menambahkan bahwa di dalam masyarakat yang didominasi oleh lelaki seperti di India, neneknya memberi harapan kepada para generasi muda.

“Para remaja putri mengatakan, ‘kalau nenek bisa, kenapa kita tidak?’ Aku katakan pada mereka: bekerja keraslah dan jagalah dagumu tetap ke atas dan kamu pasti akan bertualang ke banyak tempat,” kata Neetu.

READ MORE ...