Showing posts with label Jepang. Show all posts
Showing posts with label Jepang. Show all posts

5 Gaya Rambut di Jepang Paling Unik dan Aneh

22 comments

type='html'>Rambut adalah sebuah mahkota dikepala, jadi tak heran jika banyak orang yang memperhatikannya. Bahkan tataan rambut juga bisa jadi trend loh, seperti di negara Jepang. Gaya rambut yang serba aneh dan fenomenal malah menjadi trend dan memiliki banyak pengikut, bahkan gaya rambut aneh ini memiliki komunitas tersendiri. Mau tahu seperti apa gaya rambut aneh di negara Jepang? berikut ini ulasannya..


1. Koleksi Serangga di Rambut


Gaya rambut seperti ini terbilang sangat aneh dan unik, mau tahu dimana letak aneh dan uniknya? Letak anehnya yaitu disetiap bagian rambut diletakan aksesoris serangga karet hingga penuh menutup rambut. Dan uniknya gaya rambut seperti ini banyak diminati para wanita di Jepang.
Aneh dan unik bukan? Gimana kalau gaya rambut seperti ini ada di Indonesia? hmm kira-kira yang ngikutin gak yaa?? hee


2. Warna Warni ala Ganguro Girls




Gaya rambut warna warni ini mempunyai komuitas sendiri loh, nama komunitasnya adalah Ganguro. Ganguro itu sendiri adalah sebuah komunitas di Jepang, yang dandanannya sangat aneh. Komunitas ini sangat berlawanan dengan budaya Jepang, di mana mereka menghitamkan kulit, dengan make-up yang sangat mencolok dan gaya rambut yang warna warni. Seperti yang mereka bilang, “Semakin ‘norak’ penampilan mereka maka akan semakin terlihat keren diantara sesama komunitas penyuka gaya rambut Jepang.”




3. Rambut Tomat




Potongan gaya rambut ini juga banyak diminati di Jepang. Trend gaya rambut Jepang yang disebut ‘rambut tomat’ ini sebenarnya potongan rambutnya biasa saja, namun yang bikin unik adalah warna rambut yang dicat merah dan bagian atasnya dicat warna hijau layaknya seperti buah tomat. Lucu bukan?


4. Rambut yang Berseni




Bosan dengan gaya rambut yang biasa-biasa saja? Coba deh gaya rambut yang luar biasa, yang memiliki seni yang tinggi. Seperti gaya rambut Jepang ini, model rambut ini seperti ada tangan yang memegang kepalanya. Luar biasa bukan?


5. Gaya Ganguro untuk Pria



Ternyata bergaya Ganguro tidak hanya untuk wanita saja, pria juga bisa bergaya ala Ganguro, dengan konsep yang sama yaitu menghitamkan kulit dan bergaya rambut warna warni. Ternyata gaya rambut ala Ganguro juga banyak diminati oleh pria Jepang loh.

READ MORE ...

Obon, Perayaan Arwah dari Jepang

16 comments

type='html'>
Hari raya yang berhubungan dengan para arwah, dunia orang mati bukan Halloween semata. Bagian-bagian dunia tertentu juga memiliki perayaan sendiri yang serupa.

Obon  (お盆) adalah upacara peringatan arwah di Jepang. Obon merupakan bentuk singkat dari istilah agama Buddha Ullambana Sutra, dan lidah orang Jepang menyebutnya Urabon (盂蘭盆, Urabon /urabana yang artinya ‘digantung terbalik’, pederitaan yang sangat mendalam).  Tapi kemudian yang diambil hanya aksara Kanji terakhirnya saja (盆, bon, nampan) ditambah awalan honorifik huruf “O.”

 
 
 
Perayaan Obon berdasar pada kisah Buddha dan muridnya. Alkisah salah seorang dari 10 murid utama Budha, orang suci Mokuren, dengan kemampuan ajaibnya mencoba melihat keadaan kedua orangtuanya. Didapatinya, ibunya telah terlahir kembali ke dunia hantu lapar, tidak bisa makan-minum, bentuknya pun tinggal tulang dan kulit saja.

Mokuren tentu saja merasa sangat sedih. Sambil menangis dia datang mengadu kepada Buddha. Buddha memberi petunjuk kepadanya untuk melakukan sembahyangan arwah dengan sesajen berikut ini agar arwah leluhur dapat diselamatkan dari siksaan neraka. Sesajennya berupa  makanan yg terbuat dari bahan-bahan dari darat dan laut kepada kawan-kawan biksunya pada hari terakhir pertapaan mereka (yang berlangsung selama 90 hari dan berakhir pada pertengahan bulan Juli).

Setelah memenuhi perintah dari Shakyamuni, Mokuren menari penuh kegembiraan saat ibunya dan 7 generasi nenek moyangnya dibebaskan dari semua siksaan. Tarian inilah yg kemudian diadopsi menjadi tarian Bon Odori. Dan itulah asal mulanya upacara peringatan arwah Obon.

Pada mulanya, Obon berarti meletakkan nampan berisi barang-barang persembahan untuk para arwah. Selanjutnya, Obon berkembang menjadi istilah bagi arwah orang meninggal (shōrō) yang diupacarakan dan dimanjakan dengan berbagai barang persembahan. Di daerah tertentu, Bonsama atau Oshorosama adalah sebutan untuk arwah orang meninggal yang datang semasa perayaan Obon.

Asal-usul tradisi Obon di Jepang tidak diketahui secara pasti. Tradisi memperingati arwah leluhur di musim panas konon sudah ada di Jepang sejak sekitar abad ke-8.
 

Di  beberapa prefektur, Obon jadi tambah meriah dengan melarungkan lampion di sungai
 
 
Awalnya, Obon  dirayakan tanggal 15 Juli menurut kalender Tempō (kalender lunisolar). Namun terjadi perubahan secara perlahan-lahan ketika Jepang mulai menggunakan kalender Gregorian sejak tanggal 1 Januari 1873. Di wilayah (prefektur) yang satu dengan lain jadi tidak serempak. Ada yang mengikuti perhitungan Tempo dan ada yang mendasarinya pada kalender Gregorian.

Pada akhirnya, orang Jepang yang merayakan Obon pada tanggal 15 Juli menurut kalender Tempō semakin sedikit, sebaliknya bergeser ke tanggal 15 Agustus. Faktor penyebabnya karena:

1. 15 Agustus menurut kalender Gregorian mengikuti perhitungan Tsukiokure (tanggal pada kalender Gregorian selalu lebih lambat 1 bulan dari kalender Tempō).

2. Pada tanggal 13 Juli 1873 pemerintah daerah Prefektur Yamanashi dan Prefektur Niigata sudah menyarankan agar orang tidak lagi merayakan Obon pada tanggal 15 Juli menurut kalender Tempō.
 
3. Media massa memberitakan perayaan Obon pada tanggal 15 Agustus sehingga orang di seluruh Jepang menjadi ikut-ikutan merayakan Obon pada tanggal 15 Agustus.




Bon Odori
Acara menari bersama yang disebut Bon Odori (盆踊り, Bon Odori, tari Obon) dilangsungkan sebagai penutup perayaan Obon. Pada umumnya, Bon Odori ditarikan bersama-sama tanpa mengenal jenis kelamin dan usia di lingkungan kuil agama Buddha atau Shinto. Konon gerakan dalam Bon Odori meniru arwah leluhur yang menari gembira setelah lepas dari hukuman kejam di neraka.

 
Menari bersama, Bon-Odori
 
Bon Odori merupakan puncak dari semua festival musim panas (matsuri) yang diadakan di Jepang. Belakangan ini, Bon Odori tidak hanya diselenggarakan di lingkungan kuil saja,  Bon Odori sering dilangsungkan di tanah lapang, di depan stasiun kereta api atau di ruang-ruang terbuka tempat orang banyak berkumpul.

Di tengah-tengah ruang terbuka, penyelenggara mendirikan panggung yang disebut Yagura untuk penyanyi dan pemain musik yang mengiringi Bon Odori. Penyelenggara juga sering mengundang pasar kaget untuk menciptakan keramaian agar penduduk yang tinggal di sekitarnya mau datang. Bon Odori juga sering digunakan sebagai sarana reuni dengan orang-orang sekampung halaman yang pergi merantau dan pulang ke kampung untuk merayakan Obon.



















Sumber:
akemapa
j-cul


READ MORE ...

5 Monster Legenda yang Terkenal di Jepang

5 comments

type='html'>Dalam perjalanan budaya popular di periode Edo (1603-1868), hal yang menarik perhatian adalah munculnya sosok-sosok aneh dalam kepercayaan tradisional masyarakat Jepang saat. Terkadang sosok-sosok tersebut terkadang hadir dalam wujud yang menakutkan, menggelikan, namun demikian sosok mahluk yang terdapat di dalam perkembangan kepercayaan dilukiskan begitu artistik dan literasinya pun tertata, tersimpan baik. 

Salah satu bukti keberhasilan literasi periode Edo adalah gulungan kertas Hyakkai Zukan, sebuah kumpulan gambaran yang  diselesaikan pada 1737 oleh Sawaki Suushi –seorang seniman yang belajar di bawah bimbingan Hanabusa Itcho (1702-1772). Hyakkai Zukan adalah sebuah naskah yang berisikan gambar, ilustrasi, mahluk-mahluk menakutkan. Berikut unikgaul.com merangkum 5 monster legenda masyarakat Jepang periode Edo:



1 Nure-onna

 


 
Nure-onna (perempuan basah), sesosok mahluk amfibi yang memiliki kepala perempuan dengan tubuh berupa ular raksasa. Nure-onna hadir dalam berbagai cerita legenda masyarakat Jepang, namun ia senantiasa digambarkan berupa ular besar panjang dengan kepala-wajah manusia bermata ular pula. Nure-onna  memilik taring dan cakar yang panjang. Sosok Nure-onna biasanya terlihat di sekitar perairan sedang mencuci rambutnya yang panjang. Dalam suatu legenda lainnya, ia digambarkan selalu membawa seorang bayi –sebagai umpan untuk mendapatkan mangsa. Dalam versi cerita lainnya, Nure-onna menggunakan lidah panjang dan kuat untuk menghisap darah mangsanya.  unikgaul.com
 

2 Uwan/Youkai

 

Dalam legenda kuno Aomori, Uwan ataupun Youkai adalah sosok mahluk yang kehadiranya diwakili dengan suara, kuil dan rumah tua adalah tempat yang disenanginya. Dikabarkan, jika seseorang memasuki rumah yang dihantui, maka mahluk ini akan mengeluarkan suara yang menusuk pendengaran, dan kata yang terdengar adalah “Uwan!” unikgaul.com


3 Mikoshi-nyudo

 

Mikoshi-nyudo merupakan sosok pendeta, bertubuh besar, memilik sepasang mata juling, ia senantiasa terlihat, tampil seperti seorang pengembara berdiri di pinggiran jalan pegunungan ataupun jalanan sepi. Sebuah fenomena menarik yang terjadi jika kita melihatnya, tubuhnya akan semakin besar dan tinggi seiring dengan lamanya mata kita menatap. Dan jika Kita melihatnya cukup lama, maka kematian dipastikan akan mati. Namun ada cara untuk membuatnya pergi dari pandangan kita, yaitu dengan mengatakan “mikoshita” (aku lebih tangga). Identitas sebenarnya Mikoshi-nyudo tidaklah diketahui, namun di beberapa wilayah, ia dipercaya bisa berubah wujud.


4 Yama-warau

 

Yama-warau (alias Yama-waro), sosok mahluk berambut ‘jabrik’ dan hanya memiliki satu mata, setiap musim dingin ia akan pergi ke arah pegunungan. Ukuran tubuhnya menyerupai anak kecil. Ia dikabarkan selalu membantu para penebang pohon untuk melakukan tugasnya –selama ia diberi minuman keras dan nasi. Ia akan kembali menolong para mereka yang membutuhkan batang pohon sebagai kayu bakar untuk menghangatkan tubuhnya.

Ia adalah mahluk sejenis Kappa, sosok mahluk dengan segudang pikiran piciknya, olahraga kesukaannya adalah sumo. Yama-warau  akan memasuki rumah dengan paksa hanya untuk menumpang mandi, kelebihan mereka adalah kepekaan rasa. Ia akan selalu tahu semua niat jahat yang akan menimpanya, sehingga akan selalu dapat menghindari marabahaya. unikgaul.com


5 Inugami

 

Inugami (dewa anjing), sejenis roh yang menyerupai anjing dan bertingkah seperti anjing penjaga. Inugami sangat kuat dan setia, dan ia senantiasa akan melakukan pembalasan terhadap mereka yang menzalimi ‘majikannya’. Namun untuk sebuah alasan ia akan menyerang sang ‘majikan’ jika dirasa perlu. Inugami pun memiliki kemampuan untuk merasuki tubuh manusia.

READ MORE ...

8 Mesin Koin Unik dari Jepang

1 comments

type='html'>
1. Kasumigaseki: Apple packs


Mesin Penjual Otomotis ini berada di Stasiun Shibuya, menjual buah apel setengah potong yang sudah diiris2 agar mudah dimakan dan ditambahkan Vitamin C dalam setiap kemasannya. Pembuatnya berharap mesin ini bisa menjadi solusi snack sehat dan juga bisa jadi untuk alternatif sarapan orang2 disana.
Lokasi : Gerbang keluar B1 and B3 (di luar gerbang tiket)


2. Shibuya: Pisang


Praktis, mudah dikupas. Pisang adalah salah satu buah yang banyak disuka orang2 jepang. Dengan temperatur suhu sekitar 13 derajat, pisang2 ini gak kan cepet rusak/basi. Harganya antara 130 – 370 yen, cukup mahal untuk harga sepotong pisang. Mesin ini baru ada dari sekitar 1 tahun yang lalu dan untuk ke depannya rencananya akan disebarkan ke gym, sekolah, dan gedung2 perkantoran.
Lokasi : Pintu keluar 3 depan toko buku basement 1.


3. Shinbashi : Taiyaki


Semacam Kue yang berbentuk ikan, kenyal yang diisi dengan pasta kacang merah atau coklat. Rasanya tetep enak baik panas atau dingin. Harganya antara 380-570 yen.
Lokasi : Stasiun Shinbashi, Pintu keluar Ginza di depan Tenka no Taiyaki shop.


4. Ikejiri-Ohashi : Natto


Natto adalah makanan hasil fermentasi kedelai, di mesin ini dijual berbagi macam natto diantaranya natto-furikake, amanatto, natto doughnuts.
Lokasi : Pintu keluar barat stasiun Ikejiri-Ohashi.


5. Ginza : Mainan


Hakuhinkan Toy Park berada di sudut perempatan jalan yang ramai di Ginza, Toko ini dipenuhi mainan aneka warna, jenis, dan ukuran. Kalu mau beli, gak perlu masuk toko, cukup memutar ke belakangnya dan disana ada mesin penjual otomatis untuk mengeluarkan mainan2nya, makanya kalaupun toko ini udah tutup, tapi kita bisa beli 24 jam penuh pake mesin ini.
Lokasi : Pergi keluar dari Pintu 1 stasiun, dan mesin ini akan terlihat di Chuo Dori


6. JR.Station : Next Generation Vending Machines


JR East sudah mulai memperkenalkan mesin yang mereka sebut ‘Next Generation’ ke beberapa stasiun mereka. Monolit ini hadir dengan layar panel sentuh yang besar sehingga menampilkan semua item yang tersedia. Tidak hanya itu: mereka juga memiliki sensor untuk menentukan umur dan jenis kelamin dari pelanggan, yang terintegrasi dengan informasi lain, seperti suhu atau waktu, bisa juga untuk menargetkan rekomendasi untuk masing-masing orang tertentu. Misalnya bila kita bingung mau minum apa, tanya saja sama mesin ini.

Lokasi : Stasiun Shinagawa, Stasiun Tokyo, Stasiun Shibuya, Stasiun Ikebukuro, dan Stasiun2 lainnya termasuk Akihabara, Yokohama, Omiya, Chiba dan Hachioji


7. Harajuku : Hair Care


Mesin penjual otomatis di luar Harajuku’s Toni & Guy hair Salon. Tidak hanya menjual minuman, tapi juga tersedia aneka produk untuk rambut. Sebuah layar video sentral di kedua sisi diapit oleh berbagai item salon, termasuk hairclip, hairspray dan shampo. Cabang Harajuku T & G adalah satu-satunya tempat dimana anda akan menemukan mesin ini. Awas, jangan dikira minuman trus dibeli padahal isinya conditioner.


8.Shimokitazawa : T-Shirt


Mengkhususkan menjual aneka T-shirt dengan desain yang disesuaikan sesuai tempat dimana mesin2 ini berada. Harga satu Tshirt disamain sekitar 1800 yen.
 
sumber :  http://www.unikgaul.com/2013/08/8-mesin-koin-unik-dari-jepang.html
 

READ MORE ...

Ubur-Ubur Raksasa Dari Jepang

0 comments

Di Jepang, ada seekor ubur-ubur yang sangat besar bernama ubur-ubur Nomura. Ubur-ubur ini termasuk dalam kelas Lionmane, yaitu cnidarian terbesar di dunia. Diameter ubur-ubur Nomura sedikit lebih besar daripada tinggi rata-rata pria dewasa dan panjangnya mencapai 2 meter (6 kaki 7 inci) dengan berat mencapai 220 kg (sekitar 450 pon).



Ubur-ubur raksasa ini hidup di perairan antara Cina dan Jepang, di tengah Laut Kuning dan Laut Cina Timur.

Ubur-ubur ini seringkali menyerang tanpa sengaja seperti merusak jala, membuat ikan tidak termakan akibat gigitannya yang beracun, dan membuat cedera para nelayan. Tidak hanya itu, nomura juga pernah menenggelamlkan perahu nelayan yang berukuran 10 GT (gross ton).

Karena itulah ubur-ubur Nomura seringkali merugikan nelayan karena mengakibatkan terpotongnya industri perikanan yang terkena serangan ubur-ubur raksasa ini dan mengganggu keseimbangan rantai makanan di laut.

READ MORE ...

UNIK !! Hotel Kapsul dari Jepang, Mirip Peti Mati

0 comments

Hotel kapsul ini adalah bentuk unik dari akomodasi yang dikembangkan untuk laki-laki Jepang yang terlalu sibuk untuk pulang. Hotel-hotel terdiri dari blok-blok individual kecil, tempat tinggal berukuran peti mati dengan ruang yang cukup untuk tidur. FAsilitas dalam kapsul termasuk TV, koneksi internet nirkabel, cermin dan jam alarm. Kapsul ditumpuk berdampingan di baris normal dengan satu unit di atas yang lain, dengan tangga akses ke kamar tingkat kedua. Kapsul yang disegel dengan pintu atau fasilitas tirai dan kamar mandi biasanya bersama. Kunci loker biasanya disediakan untuk setiap tamu untuk menjaga keamanan barang yang ditaruh di loker di luar kapsul. lihat juga 10 hotel unik yang lain

Biaya sewa inap hotel kapsul ini adalah 2.500-4.000 Yen per malam (sekitar Rp.250.000 - Rp. 450.000). Hotel ini relatif murah buat orang Jepang, saat mereka kemaleman di jalan dan tidak ada lagi kereta untuk pulang, atau saat mereka habis minum-minum hingga larut malam..Hotel Kapsul juga populer di kalangan wisatawan dengan anggaran terbatas, saat resesi berlanjut di Jepang pada awal 2010, tamu hotel kapsul kian meningkat. bahkan tidak sedikit yang menyewa dengan hitungan per-bulan.












READ MORE ...