Showing posts with label Angkasa. Show all posts
Showing posts with label Angkasa. Show all posts

Identitas Hantu Luar Angkasa Sudah Ketahuan

12 comments

type='html'>
Beberapa waktu lalu astronom sempat dikejutkan penampakan seperti hantu yang terlihat dari Teleskop Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA). Penuh penasaran, mereka mempelajari sosok hantu tersebut.

Kini akhirnya ketahuan juga sumbernya. Ternyata hantu tersebut hanyalah Nebula, atau awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas, dan plasma.

 


Nebula ini dinamakan Nebula Boomerang, yang terkenal sebagai obyek terdingin di alam semesta. Suhunya mencapai minus 458 derajat Fahrenheit. Menarik, karena sangat dingin maka ujudnya bisa berubah-ubah seperti keterangan Raghvendra Sahai, peneliti utama di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, AS, "Obyek yang amat dingin itu sangat menarik untuk dipelajari, karena bentuknya dapat berubah-ubah. Dari berbentuk mirip hantu, kupu-kupu, dan lainnya."

Nebula Boomerang pertama kali terlihat pada tahun 2003 dengan teleskop Hubble. Ketika itu bentuknya seperti jam pasir. Tapi, belakangan objek itu terlihat oleh telekop ALMA lebih mirip seperti hantu.

"Di dalam nebula itu terdapat bintang kerdil putih yang memancarkan radiasi ultraviolet yang kuat, sehingga menyebabkan gas di nebula memancarkan cahaya yang terang. Selain itu, suhu dingin di dalam nebula juga menyebabkan bentuk awannya terus beruhab-ubah," jelas Sahai.

Tim astronom juga menemukan posisi Nebula Boomerang terletak pada konstelasi Centaurus yang jaraknya 5.000 tahun cahaya dari Bumi.

Saat ini, tim astronom sedang meneliti lebih lanjut dengan keberadaan nebula-nebula lain di ruang angkasa dengan menggunakan teleskop Alma. Sebab, beberapa kali teleskop ALMA mendapati perubahan bentuk dari bintang mati menjadi sebuah nebula.

"Kami cukup beruntung sudah memiliki teleskop ALMA yang merupakan teleskop paling canggih di dunia. Teleskop ini mampu mengamati terbentuknya alam semesta, seperti melihat bagaimana bintang dan planet tercipta," pungkas Sahai.










 











Sumber:
viva



READ MORE ...

Kehidupan di Dalam Pesawat Angkasa

1 comments

Bagi pembaca yang ingin menjadi astronot atau yang hanya ingin tahu bagaimana kehidupan di dalam pesawat ruang angkasa, pasti suka dengan foto-foto ini. Bahkan mungkin anda juga ingin merasakan berada dalam pesawat angkasa juga??




















READ MORE ...

NASA Sudah Sampai di Ujung Luar Angkasa !!

1 comments

 
The probe is still detecting ‘spikes’ in the intensity of cosmic ray electrons – which lead scientists to think it’s still within the ‘heliosheath’, the very outer edge of our solar system.

Ini menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah manusia. Melalui satelit Voyager 1, manusia berhasil mencapai ujung dari luar angkasa. Penasaran?Menggunakan satelit buatan NASA yang diluncurkan pada 1977 ini pencapaian ini pun terjadi. Pada 35 tahun setalah peluncuran, satelit ini berada 17,97 miliar kilometer dari Bumi dengan kecepatan rata-rata 10km per detik.

Selama pekan lalu, indikasi yang muncul menunjukkan Voyager 1 mulai meninggalkan Heliosfer yang merupakan jejak terakhir tata surya. Voyager masuk Heliosfer pada 2004.

“Ini pertama kalinya ada satelit memasuki daerah itu,” kata ilmuwan Voyager Edward Stone, seperti dikutip DM.

Karena belum pernah ada yang ke sana, kami tak tahu seperti apa kondisi di sana, lanjutnya. “Hal tersebut menjadi hal yang menarik,” tutupnya. [mor]


 
The Voyager probe has been travelling towards the outer reaches of the solar system since 1977 – it has enough batteries to last until 2020, scientists estimate


 
For the past year, Voyager 1 used its instruments to explore the new region. It appeared to be the cosmic doldrums where solar winds streaming out from the sun at 1 million mph have dramatically eased


 
Voyager is now detecting the first traces of ‘interstellar winds’ – the signs it is finally reaching the edges of solar system


 
Voyager 1 and its twin, Voyager 2, were launched in 1977 to tour the outer planets including Jupiter, Saturn, Uranus and Neptune

READ MORE ...